Testimoni

Testimoni para member dan pengguna produk IFA.

Marini Zumarnis

Marini Zumarnis

Marini Zumarnis:

“Ini sudah yang kesekian kalinya saya difoto untuk katalog IFA. Jadi saya memang memperhatikan perkembangan IFA. Saya lihat IFA sudah sangat maju. Dari segi produk, saya senang IFA sudah banyak mengembangkan produk-produknya untuk semua usia. Kalau dulu saya lihat IFA fokus ke ibu-ibu, tapi sekarang sudah merambah ke pakaian untuk pria dan juga anak-anak remaja. Potongannya semakin pas di tubuh, bahannya juga nyaman digunakan. Dari semua ini kan berarti terlihat bahwa IFA memang semakin maju dan sukses. Dan saya bangga bisa melihat dan ikut berproses bersama IFA karena dengan begitu saya juga ikut mendorong terciptanya iklim cinta produk Indonesia.”




Atalarik Syach

Atalarik Syach

Atalarik Syach:

“Ini untuk ketiga kalinya saya kerjasama dengan IFA. Yang saya pantau dari segi kualitas produk, IFA tentu makin ba­gus, makin berkualitas, lebih rapi dan well concepted, serta mengikuti tren juga. Dari enam tahun yang lalu saya terakhir pemotretan bareng IFA, saya lihat perubahannya signifikan sekali yang mengarah ke arah yang positif. Saya saja sampai surprise sekali masalah cutting pakaian yang saya kenakan ini. Banyak yang body fit dan jahitannya pas, dibandingkan dulu. Intinya saya bangga banget bisa lihat perkembangan IFA yang sudah sukses banget kayak sekarang.”






Citra Kirana

Citra Kirana

Citra Kirana:

“Aku sebenernya baru tahu IFA saat pemotretan untuk katalognya dan ternyata bajunya lucu-­lucu. Aku suka banget kaus yang potongan lehernya sabrina warna putih. Baju itu lucu banget, dan nyaman banget dipakainya karena bahannya adem. Tapi sepatu dan tasnya juga bagus-bagus kok. Buat IFA, semoga makin sukses, barang-barangnya makin bagus jadi makin disukai masyar­akat.”








Usmanova Ilmira

Usmanova Ilmira

Usmanova Ilmira

“Aku suka koleksi IFA, bajunya bagus. Dari A-Z ada, maksudnya semua baju mulai dari  feminin hingga teenager ada, komplit. Apa yang orang mau, semuanya ada. Banyak yah yang aku suka: aku suka baju muslimnya, terus aku juga suka baju  teenager-nya. Aku suka baju muslimnya karena nyaman dipakai. Aku kan ada niatan untuk pakai jilbab, jadi aku suka sama koleksi IFA yang muslimnya. Soalnya aku ngerasa beda aja saat pakai jilbab, wajahku juga berubah, nyaman aja. Untuk IFA, semoga setiap tahun baju-bajunya semakin keren, semoga IFA semakin maju dan tambah sukses selalu. Good luck.”




Ninin Kusmayani

Ninin Kusmayani

Rd. Ninin Kusmayani (ISA) – Pandeglang

“Saya gabung di IFA sewaktu masih kerja sekitar tahun 2002 dan saat itu produknya sudah bagus namun masih sedikit. Di bulan pertama saya menjalankan IFA sudah memberikan hasil yang memuaskan dan nyata. Selain dapat memberikan penghasilan tambahan yang cukup, bisnis di IFA bisa menjalin banyak relasi tanpa harus meninggalkan keluarga.”








Catarina Hariyani

Catarina Hariyani

Catarina Hariyani (ISA) – Oku Timur, Sumsel

“Pengalaman pertama kali memperkenalkan IFA saya ditolak karena mereka memvonis bahwa bisnis multilevel yang ada di daerah saya telah banyak menipu/ bohong. Saya pernah bergabung dengan multilevel lain, namun benar-benar berbeda jauh terutama mengenai bonusnya, kalau di IFA bonus sangat transparan. Selanjutnya saya ingin menembus daerah-daerah yang belum tersentuh IFA, terutama di Kabupaten OKU Timur Sumatera Selatan.”






Deci Adil Poanganan

Deci Adil Poanganan

Deci Adil Poanganan (ISA) – Tana Toraja

“Saya suka berbisnis IFA, di IFA sangat transparan dalam perhitungan bonus/rabat/komisi. Keuntungan yang saya peroleh dari bisnis ini saya gunakan untuk keperluan rumah tanggan dan membiayai ketiga anak saya. Semoga ke depan bonus saya semakin meningkat agar bisa berbagi dengan sesama yang berkekurangan, itulah salah satu impian saya.”








Renti Hendriani

Renti Hendriani

Renti Hendriani (ISA) – Sukabumi

“Dahulu saya hanya perempuan biasa, ibu rumah tangga yang jarang keluar rumah. Komunikasi dengan banyak orang pun tidak bisa, malu sekali. Pertama kali melakukan presentasi saya ajak upline saya untuk membantu menjelaskan IFA kepada teman-teman. Kalau MLM lain, upline tidak pernah membina, sementara kalau di IFA kita selalu dibina, diberi semangat oleh upline. Enaknya berbisnis di IFA kita bisa bersolek dari hasil keringat sendiri bukan dari pemberian suami.”






Lilik Winarto

Lilik Winarto

Lilik Winarto (ISA) – Malang, Jatim

“Saya sangat bangga dan senang berbisnis di IFA. Saya amat surprise saat dapat Komisi Perjalanan Ibadah. Awalnya tidak menyangka, saya pikir hanya upline saja yang dapat, ternyata saya juga bisa. Mudah-mudahan ke depannya saya bisa dapat Komisi Cicilan Mobil.”










Nurul Annisa Fitri

Nurul Annisa Fitri

Nurul Annisa Fitri (ISA) – Sleman, DIY

“Mendapatkan Komisi Cicilan Sepeda Motor dari IFA mempunyai arti penting bagi saya. Yang semula saya anggap nggak mungkin, ternyata bisa. Maka sekarang saya berani menuliskan impian-impian baru, baik tentang sekolah maupun aktivitas IFA.”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: